Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Batch I

PELATIHAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) BAGI JAJARAN BAWASLU:PENGUATAN KAPASITAS DIGITAL UNTUK MENDUKUNG KINERJAPROFESIONAL SECARA ETIS DAN BERTANGGUNG JAWAB

LMS Bawaslu | Level 1

Apa yang Akan Anda Pelajari

  • Pengenalan AI

  • Seni Prompt Engineering

  • Tetap Unggul di Era AI

  • Maksimalkan Produktivitas dengan Alat AI

  • Gunakan AI secara Bertanggung Jawab

Melalui pelatihan AI, Bawaslu berkolaborasi dengan Generation Girl berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang menyeimbangkan aspek kompetensi teknis dengan landasan moral dan etika, sehingga SDM Bawaslu siap memanfaatkan teknologi secara tepat guna sekaligus menjaga marwah profesionalisme kelembagaan.

img
Rifky Riswan Tanjung

Setiap berdialektika sesuatu menggunakan AI selalu bersifat menyetujui pertanyaan dan pernyataan kita. Apakah AI tidak kritis? Saya mencoba dengan pernyataan yang salah secara normatif.

3 bulan yang lalu
10
img
Musri Agustian

AI sering memberikan jawaban yang panjang tapi tidak menjawab inti masalah. Fokus dan relevansi perlu diperbaiki

3 bulan yang lalu
img
AFIF PRATAMA

tika, Akuntabilitas, dan Regulasi Akuntabilitas: Siapa yang bertanggung jawab (responsible) jika sistem AI membuat kesalahan fatal (misalnya dalam diagnosis medis atau mengemudi kendaraan otonom)? Apakah pengembang, operator, atau AI itu sendiri? Regulasi: Bagaimana pemerintah dan badan pengatur dapat membuat undang-undang dan standar global yang efektif untuk mengatur pengembangan AI tanpa menghambat inovasi? Bias dan Keadilan: Bagaimana kita memastikan bahwa sistem AI adil (fair), tidak memperkuat bias ras, gender, atau sosial yang sudah ada, terutama dalam pengambilan keputusan penting (misalnya perekrutan, pinjaman)?

3 bulan yang lalu
img
Andreas Onward Kredo Parhusip

Izin menjawab, AI sedang masuk dalam perkembangan yang cukup cepat di era ini. Hal ini dikarenakan dengan adanya deep learning serta didukung dengan big data yang begitu besar pada jejaring internet juga menjadi salah satu acuan perkembangan ai yang begitu masih di zaman ini. Akan tetapi, layaknya sebuah manusia ai tersebut masih terus dilatih dan tak luput dari kesalahan. Berbeda dengan manusia yang terkadang tanpa perlu diperintah dengan menggunakan kata yang jelas. AI masih perlu diperintah menggunakan prompt dengan jelas agar hasil yang diinginkan sesuai dengan apa yang diinginkan. Jadi itu menjadi alasan kenapa AI masih belum sempurna seperti apa yang diharapkan

3 bulan yang lalu
img
Fuad Rachman

bung tanjung, jadikan AI tools pembantu saja, untuk mempermudah, mempercepat pengerjaan konsep, sisanya kita sebagai manusia yang menyempurnakannya sebagaimana arah yang kita inginkan, bagaimanapun AI tidak seperti kita manusia yang punya kecerdasan emosional (empati), kreativitas orisinal, penalaran etis dan moral, serta kesadaran diri (intuisi dan akal sehat). apakabar orang babel...

3 bulan yang lalu
img
Ahmad Rey Fahriza

kalo gak salah ada prompt nya bang, spy AI dibuat lebih kritis dan berani menyanggah pendapat kita, kmrn nemu di Instagram..

3 bulan yang lalu
img
Rifky Riswan Tanjung

@Fuad Ya benar, jawaban yang tepat adalah AI sebagai alat bantu (tools) kemampuan berpikir kritis dari manusia tidak dapat diwakili oleh AI.

3 bulan yang lalu
img
Rifky Riswan Tanjung

@Fuda lupa jawab, baek bang Fuad, gimana kabarnya

3 bulan yang lalu
img
Rifky Riswan Tanjung

@Fuda lupa jawab, baek bang Fuad, gimana kabarnya? hehe

3 bulan yang lalu
img
Muailah -

Mohon izin, setelah membaca referensi, mengerrjakan kuis dan tugas selanjutnya ketika sy mengklik berikutnya kok tidak bisa ya..akhirnya sy masih 10 % penyelesaian, mohon arahannya

3 bulan yang lalu
img
Muailah -

alhamdulillah telah memahami tentang penggunaan AI dan lebih mengenal lagi tentang AI dan bagaimana cara mengatasi permasalahan

3 bulan yang lalu
img
AFIF PRATAMA

Etika, Akuntabilitas, dan Regulasi Akuntabilitas: Siapa yang bertanggung jawab (responsible) jika sistem AI membuat kesalahan fatal (misalnya dalam diagnosis medis atau mengemudi kendaraan otonom)? Apakah pengembang, operator, atau AI itu sendiri? Regulasi: Bagaimana pemerintah dan badan pengatur dapat membuat undang-undang dan standar global yang efektif untuk mengatur pengembangan AI tanpa menghambat inovasi? Bias dan Keadilan: Bagaimana kita memastikan bahwa sistem AI adil (fair), tidak memperkuat bias ras, gender, atau sosial yang sudah ada, terutama dalam pengambilan keputusan penting (misalnya perekrutan, pinjaman)?

3 bulan yang lalu
2
img
Andi muh saifullah

Secerdas-cerdasnya AI, tetap saja hanya bekerja sesuai dgn alur kerja nya yang sangat tergantung dgn data learning dan juga instruksi2 yang kita berikan. Semakin detail informasi dan instruksi nya, semakian baik juga kualitas yang dihasilkan.

3 bulan yang lalu
img
Ariyono S.E.

lebih memahami resiko dari penggunaan AI tersebut dan point utama adalah dengan AI dapat mengefesinskan waktu

3 bulan yang lalu
img
Ariyono S.E.

Adakah Target Dan point dari tugas yang di berikan

3 bulan yang lalu
0
img
andrian habibi

semoga bisa lebih banyak lagi

3 bulan yang lalu
0
img
Mirian Doni

AI semakin banyak digunakan dalam berbagai bidang kerja karena mampu mempercepat proses, meningkatkan akurasi, dan membantu pengambilan keputusan.

3 bulan yang lalu
0
img
Jazzky Yanda

Dari sisi Hukum Tata Negara menurut saya bahwa negara dituntut memastikan bahwa penggunaan AI oleh pemerintahm ulai dari layanan publik, keamanan, hingga pemilu tidak melahirkan penyalahgunaan wewenang atau memperluas kekuasaan eksekutif tanpa mekanisme kontrol yang memadai. Selain itu, keputusan berbasis AI yang memengaruhi hak warga, seperti verifikasi identitas, seleksi bantuan, atau pengawasan digital, harus tetap tunduk pada prinsip due process, transparansi, dan akuntabilitas, karena AI tidak bisa berdiri di atas hukum atau menggantikan pertanggungjawaban pejabat publik. Dalam konteks ini, tantangan utamanya adalah memastikan bahwa negara mampu mengatur AI secara proporsional: tidak membiarkannya menjadi alat kekuasaan yang mengancam privasi dan kebebasan warga, namun juga tidak menghambat inovasi yang bermanfaat bagi pelayanan publik.

3 bulan yang lalu
1
img
Admira Wantogia

AI dapat membantu penyelesaian masalah dlm pelaksanaan tugas akan tetapi solusi/jawaban yang di berikan oleh AI tetap kita harus dengan bijak mengimplementasikan nya dengan melakukan studi lapangan seperti memonitoring langsung dan melakukan evaluasi secara berkala. AI adalah alat bantu dlm proses pelaksanaan pekerjaan bukan sebagai alat penentu keputusan

3 bulan yang lalu
img
Ariyono S.E.

izin petunjuk untuk proses 100% unutk dapat sertifikat

3 bulan yang lalu
1
img
Saidina Ali

belum ada petunjuk kanda.

3 bulan yang lalu
img
Akbar MS

Bagaimana keamanan data yang seringkali kita unggah sebagai bahan analisis pada AI?

3 bulan yang lalu
0
img
Saidina Ali

alhamdulillah, ditengah kepadatan agenda dapat kita ikuti bersama kursus hari ini. Materi dan pemateri nya keren-keren. Ai sebagai pendatang baru di bumi, haaarus direspon dengan bijak. "orang bijak yang menggunakan Ai. akan mengalahkan orang jenius yang tidak menggunakan Ai'.

3 bulan yang lalu
0
img
Ardi Saputra

Kenapa nilai tugasnya nol, dan kapan waktu tugas langsungnya terimakasih, maaf karena saya tidak lolos, terimakasih

3 bulan yang lalu
0
img
Devi Anggraini

Apakah penggunaan AI dapat memperkuat bias sosial? Bagaimana mengatasinya?

3 bulan yang lalu
0
img
Aan Harinurdin

Pelatihan AI bagi jajaran Bawaslu pada dasarnya memberikan penguatan kapasitas kelembagaan dalam menghadapi kompleksitas pengawasan pemilu modern. Teknologi AI mampu membantu mempercepat deteksi pelanggaran, meningkatkan akurasi analisis data, serta memperluas jangkauan pengawasan di ruang digital yang semakin masif. Secara umum, pelatihan AI memberikan dampak positif berupa: Efisiensi dan kecepatan kerja AI dapat mempercepat proses analisis laporan, verifikasi informasi, dan pengolahan data dalam jumlah besar. Peningkatan kualitas deteksi pelanggaran Dengan Natural Language Processing (NLP) dan image/video analysis, AI dapat mengenali indikasi hoaks, ujaran kebencian, politik uang, atau aktivitas kampanye terselubung di media sosial. Pengawasan digital yang lebih luas Bawaslu mampu memantau ruang online 24/7, termasuk platform yang sulit diawasi secara manual. Pengambilan keputusan lebih berbasis data Insight dari AI membantu memetakan tren pelanggaran, kerawanan wilayah, pola disinformasi, dan aktor-aktor yang berulang melakukan pelanggaran. Peningkatan kapasitas SDM Aparat pengawas menjadi lebih melek teknologi dan mampu mengintegrasikan metode baru ke dalam kerja pengawasan.

3 bulan yang lalu
0
img
Aan Harinurdin

Pelatihan AI bagi Bawaslu merupakan langkah strategis menuju pengawasan pemilu yang lebih efektif, cepat, dan adaptif terhadap era digital. Namun implementasinya harus disertai pemahaman mendalam mengenai risiko-risiko AI, seperti bias, akurasi, privasi, keamanan, dan etika. Dengan tata kelola yang tepat, AI dapat menjadi alat yang sangat kuat untuk memperkuat integritas demokrasi dan memastikan pemilu yang jujur, adil, dan transparan.

3 bulan yang lalu
0
Temui Pengajar Anda
img

LMS Bawaslu

Pengajar

Pengajar
4.7 Peringkat
3151 Peserta
Level 1
17 Kursus
Tentang Pengajar

Bawaslu RI

video
  • Durasi Kursus
    0
  • Tingkat Kursus
    Pemula
  • Peserta Terdaftar
    244
  • Bahasa
    Indonesia
Kursus Ini Termasuk
  • 0 Video Kuliah
  • 1 Kuis
  • 1 Tugas
  • 6 Referensi yang dapat diunduh
  • Sertifikat Penyelesaian